Obat Herbal Untuk Mengeluarkan Batu Ginjal

Tanda Batu Ginjal Akan Keluar

Tanda Batu Ginjal Akan Keluar__Penyakit batu ginjal atau nefrolitiasis merupakan satu buah keadaan dikala material keras ygmenyerupai batu terbentuk di dalam ginjal. Material tersebut berasal dari sisa zat-zat limbahdi dalam darah yg disaring oleh ginjal yg selanjutnya mengendap & mengkristal seiringwaktu. Pada sebagian besar kasus, penyakit batu ginjal dialami oleh orang-orang yg berumur 3-! tahun. 'iperkirakan # $ perempuan & #% $ laki laki pernah mengalami keadaan inisewaktu hidup mereka.
 
Sudah taukan anda tentang penyakit batu ginjal?Penyakit batu ginjal dapat menyerang siapa saja tak mengenal jenis kelamin, pria dan wanita bisa mengalaminya. Ginjal merupakan salah satu organ yang sangat penting dalam tubuh. Ketika fungsi ginjal sudah menurun, banyak sekali komlikasi penyakit yang akantimbul.

Penyakit Kencing Batu atau Batu Ginjal

cara menghancurkan batu ginjal tanpa operasi,obat batu ginjal,obat kencing batu,cara mengeluarkan batu ginjal tanpa operasi,cara menghilangkan batu ginjal tanpa operasi
Cara Mengeluarkan Batu Ginjal Tanpa Operasi__Kencing Batu atau Batu Ginjal adalah suatu keadaan di mana terdapat batu di dalam organ ginjal. Batu tersebut jumlahnya dapat satu atau lebih, dan dapat berada baik di ginjal kiri, ginjal kanan, atau kedua-duanya.
 
Kencing Batu atau Batu Ginjal dapat menyebabkan rasa nyeri, sumbatan air seni dan infeksi sekunder. Ukuran batu dapat bervariasi dari batu yang sangat halus hingga dengan diameter yang mencapai beberapa centimeter. Kencing Batu atau Batu Ginjal yang besar disebut sebagai Staghorn calculus yang berada di dalam rongga ginjal. Kencing Batu atau Batu Ginjal rata-rata 90% mengandung garam Kalsium.

Gejala Kencing Batu

Penderita seringkali mengeluh air seninya berwarna kemerahan seperti air cucian daging. Warna merah ini disebabkan oleh adanya sel-sel darah merah di dalam air seni. Batu yang berada dalam ginjal seringkali bergerak-gerak, dan karena permukaan batu ini kasar maka dapat menimbulkan luka pada dinding rongga ginjal.
 
Penderita sering mengeluh rasa nyeri atau pegel di daerah pinggang. Terdapat rasa mual, muntah, menggigil, atau demam, terutama bila batu ini melewati saluran ureter (saluran antara ginjal dan kandung kencing, atau saluran air seni). Rasa nyeri ini dapat menjalar ke daerah perut dan alat kelamin, karena gerakan peristaltik yang bertambah saat batu melewati saluran air seni ini.
 
Bila diperiksa dibawah mikroskop, maka akan tampak kristal batu pada air seni. Dapat terlihat hematuria (adanya sel-sel darah merah di dalam air seni) dan piuria (adanya sel-sel darah putih di dalam air seni) yang menunjukan adanya infeksi. Piuria dapat disertai atau tanpa disertai bakteri dalam air seni.
 
Pada umumnya Kencing Batu atau Batu Ginjal dapat dilihat dengan pemeriksaan sinar-X dengan membuat foto polos perut, Ultra Sonografi (USG). Sedangkan untuk melihat adanya sumbatan pada saluran air seni, dapat dilakukan pemeriksaan Intra Vena Pyelografi (IVP) dengan menyuntikkan zat warna atau zat kontras melalui pembuluh darah vena di lengan sehingga pada layar pesawat rontgen akan terlihat adanya bayangan yang bersifat radioopak di mana lokasi sumbatan tersebut disebabkan oleh karena Kencing Batu atau Batu Ginjal itu. Batu yang mengandung asam urat, dan batu matriks (yang terdiri dari matriks protein) akan bersifat Radiolusen (tidak tampak pada Foto BNO).
 
Bila terdapat gangguan metabolisme asam urat, kadar asam urat menjadi lebih dari 7 mg% (di mana kondisi normal adalah 3-6%) sehingga akan timbul endapan asam urat di ginjal dan terbentuk terbentuklah batu asam urat. Bila batu asam urat ini benar-benar tersumbat, maka diperlukan tindakan operasi segera. Bila belum menyumbat dan terutama bila terjadi bilateral (terjadi pada ginjal kiri dan kanan), maka dapat diberikan obat untuk menghancurkan batu asam urat, seperti tablet Allopurinol.
 
Bila Kencing Batu atau Batu Ginjal sudah dikeluarkan, bisa saja terjadi Kencing Batu atau Batu Ginjal lagi setelah beberapa waktu (bulan / tahun), biasanya yang mengandung garam Kalsium. Kencing Batu atau Batu Ginjal yang mengandung Magnesium amonium fosfat menunjukkan adanya infeksi saluran kencing. Batu jenis ini dapat diketahui dengan pemeriksaan Analisa Kencing Batu atau Batu Ginjal di Laboratorium Klinik.
 
Pada setiap kasus Kencing Batu atau Batu Ginjal, diperlukan pemeriksaan kadar Kalsium dan Fosfat dalam darah dan air seni untuk menentukan apakah terdapat gejala-gejala Hyperparathyroidea (aktifitas kelenjar Parathyroid yang meningkat).

Penyebab Kencing Batu

Kencing Batu atau Batu Ginjal dapat terjadi karena penderita kurang minum sehingga terjadi konsentrasi air seni dalam tubuh. Karena itu, penderita hendaknya minum air sebanyak 2 liter dalam 24 jam.
 
Air minum yang banyak mengandung Kapur (kalsium) juga dapat menyebabkan urine atau air seni banyak mengandung kalsium yang dapat menyebabkan terbentuknya batu. Kencing Batu atau Batu Ginjal mengandung 90% Kalsium, 65% Oxalat, 5 % Urat dan 2-3% mengandung Cystine.

Kencing Batu atau Batu Ginjal adalah suatu keadaan di mana terdapat batu di dalam organ ginjal. Batu tersebut jumlahnya dapat satu atau lebih, dan dapat berada baik di ginjal kiri, ginjal kanan, atau kedua-duanya.
 
Kencing Batu atau Batu Ginjal dapat menyebabkan rasa nyeri, sumbatan air seni dan infeksi sekunder. Ukuran batu dapat bervariasi dari batu yang sangat halus hingga dengan diameter yang mencapai beberapa centimeter. Kencing Batu atau Batu Ginjal yang besar disebut sebagai Staghorn calculus yang berada di dalam rongga ginjal. Kencing Batu atau Batu Ginjal rata-rata 90% mengandung garam Kalsium.

Gejala Kencing Batu

Penderita seringkali mengeluh air seninya berwarna kemerahan seperti air cucian daging. Warna merah ini disebabkan oleh adanya sel-sel darah merah di dalam air seni. Batu yang berada dalam ginjal seringkali bergerak-gerak, dan karena permukaan batu ini kasar maka dapat menimbulkan luka pada dinding rongga ginjal.
 
Penderita sering mengeluh rasa nyeri atau pegel di daerah pinggang. Terdapat rasa mual, muntah, menggigil, atau demam, terutama bila batu ini melewati saluran ureter (saluran antara ginjal dan kandung kencing, atau saluran air seni). Rasa nyeri ini dapat menjalar ke daerah perut dan alat kelamin, karena gerakan peristaltik yang bertambah saat batu melewati saluran air seni ini.
 
Bila diperiksa dibawah mikroskop, maka akan tampak kristal batu pada air seni. Dapat terlihat hematuria (adanya sel-sel darah merah di dalam air seni) dan piuria (adanya sel-sel darah putih di dalam air seni) yang menunjukan adanya infeksi. Piuria dapat disertai atau tanpa disertai bakteri dalam air seni.
 
Pada umumnya Kencing Batu atau Batu Ginjal dapat dilihat dengan pemeriksaan sinar-X dengan membuat foto polos perut, Ultra Sonografi (USG). Sedangkan untuk melihat adanya sumbatan pada saluran air seni, dapat dilakukan pemeriksaan Intra Vena Pyelografi (IVP) dengan menyuntikkan zat warna atau zat kontras melalui pembuluh darah vena di lengan sehingga pada layar pesawat rontgen akan terlihat adanya bayangan yang bersifat radioopak di mana lokasi sumbatan tersebut disebabkan oleh karena Kencing Batu atau Batu Ginjal itu. Batu yang mengandung asam urat, dan batu matriks (yang terdiri dari matriks protein) akan bersifat Radiolusen (tidak tampak pada Foto BNO).
 
Bila terdapat gangguan metabolisme asam urat, kadar asam urat menjadi lebih dari 7 mg% (di mana kondisi normal adalah 3-6%) sehingga akan timbul endapan asam urat di ginjal dan terbentuk terbentuklah batu asam urat. Bila batu asam urat ini benar-benar tersumbat, maka diperlukan tindakan operasi segera. Bila belum menyumbat dan terutama bila terjadi bilateral (terjadi pada ginjal kiri dan kanan), maka dapat diberikan obat untuk menghancurkan batu asam urat, seperti tablet Allopurinol.
 
Bila Kencing Batu atau Batu Ginjal sudah dikeluarkan, bisa saja terjadi Kencing Batu atau Batu Ginjal lagi setelah beberapa waktu (bulan / tahun), biasanya yang mengandung garam Kalsium. Kencing Batu atau Batu Ginjal yang mengandung Magnesium amonium fosfat menunjukkan adanya infeksi saluran kencing. Batu jenis ini dapat diketahui dengan pemeriksaan Analisa Kencing Batu atau Batu Ginjal di Laboratorium Klinik.
 
Pada setiap kasus Kencing Batu atau Batu Ginjal, diperlukan pemeriksaan kadar Kalsium dan Fosfat dalam darah dan air seni untuk menentukan apakah terdapat gejala-gejala Hyperparathyroidea (aktifitas kelenjar Parathyroid yang meningkat).

Penyebab Kencing Batu

Kencing Batu atau Batu Ginjal dapat terjadi karena penderita kurang minum sehingga terjadi konsentrasi air seni dalam tubuh. Karena itu, penderita hendaknya minum air sebanyak 2 liter dalam 24 jam.
 
Air minum yang banyak mengandung Kapur (kalsium) juga dapat menyebabkan urine atau air seni banyak mengandung kalsium yang dapat menyebabkan terbentuknya batu. Kencing Batu atau Batu Ginjal mengandung 90% Kalsium, 65% Oxalat, 5 % Urat dan 2-3% mengandung Cystine.

Pengobatan Kencing Batu Denature

Tanda Batu Ginjal Akan Keluar__ Kami memberikan solusi ,mengatasi penyakit yang anda derita menggunakan obat khusus untuk penyakit Kencing Batu atau Batu Ginjal dari De Nature Indonesia. Segera Obati penyakit anda sebelum menyerang organ tubuh yang lain dan semakin susah disembuhkan, jadi anda juga tak perlu khawatir karena Obat Herbal De Nature  yang kami tawarkan ini Alhamdulillah merupakan obat yang telah banyak menjadi perantara kesembuhan penyakit para pasien kami baik dari luar maupun dalam negeri dan yang pasti produk obat sudah terdaftar di BPOM dan bersertifikat halal dari MUI

 

 

 

Salah satu produk unggulan CV.Denature Indonesia yang terbukti mampu menjadi perantara penyembuhan penyakit Kencing Batu atau Batu ginjal. Insha Allah kami amanah berikut saya sampaikan beberapa testimoni real pelanggan kami yang telah order produk herbal dari denature Indonesia.
Untuk keterangan lebih lanjut silakan menghubungi kami call / SMS / WA : 085293424149
 
 
Beberapa Pasien Yang mengakui puas dengan Pelayanan De Nature Indonesia
 
 
Paket Obat Herbal Batu Ginjal atau Kencing Batu dari deNature Indonesia dengan harga 295.000,-
(Belum Termasuk Ongkir)
 
 
 
obat kencing batu,obat batu ginjal,cara menghilangkan kencing batu,obat penghancur batu ginjal
 
 
*HARGA KHUSUS *
Paket 1 minggu Rp. 295.000 : 1 botol Galgin Karomah dan 1 Botol Gangjie
Paket 2 Minggu Rp. 550.000 : 2 Botol Galgin Karomah dan 2 Botol Gangjie
Paket 1 Bulan Rp. 1.000.000 : 4 Botol Galgin Karomah dan 4 Botol Gangjie
 
Manjur Tanpa Efek Samping 

Hanya @ Rp 295.000,- Insya Allah Masalah Teratasi..!

UNTUK KONSULTASI DAN PEMESANAN HUBUNGI

 
    KELEBIHAN BELANJA ONLINE PADA KAMI (DE NATURE INDONESIA)
  • Setiap penyakit berbeda obatnya, jd obat kami khusus untuk penyakit itu sendiri!
  • Harga lebih murah
  • Kualitas terbaik
  • Tanpa perlu pergi ke dokter (tidak malu saat ke dokter, hemat waktu, dll)
  • Tidak perlu disuntik
  • Masa penyembuhannya relatif singkat
  • Proses pengiriman cepat dan aman
  • Hanya kami yang selalu mengutamakan ke puasan konsumen
 Cara Pemesananan / Pembelian :
 
Konfirmasi pembayaran melalui SMS ke 085293424149. Barang akan dikirim jika transfer sudah diterima. Silahkan melakukan pembayaran melalui transfer via bank yang akan kami infokan via WA/SMS atau BBM.
 
Contoh Konfirmasi Pembayaran

Contoh : Dani Saputra # Jl.Garuda No 2546 Kemayoran Jakarta Pusat # 085 869 978 978 # Obat Kencing Batu Paket 2 Minggu  # Sudah Transfer Rp.570.000 Via Bca An.Sugeng
Kirim via SMS ke 085293424149

Catatan: Barang akan dikirim jika transfer sudah diterima. Silahkan melakukan pembayaran melalui transfer via bank di bawah ini
 
Pengiriman
 
Obat kami jamin sampai ditujuan dengan aman. Jika memang tidak sampai, kami akan mengembalikan uang 100%
Kami Memberikan Jaminan
 
 
 
BUKTI RESI PENGIRIMAN
Dijamin Barang Sampai Tujuan 
 
 
Melayani Pengiriman
Keseluruh Dalam Negeri Maupun Luar Negeri

Packing Rapi Dan Aman

 
 
SEPARAH APAPUN PENYAKIT YANG ANDA DERITA DAPAT DISEMBUHKAN JIKA ANDA MAU BERUSAHA MENGOBATINYA!!
 
Call/Sms/WA
 
 
 KONTAK  KAMI
 
 085293424149 / 7A68E8B4
 
(Layanan Konsultasi dan Pemesanan 24 jam)
 
 
 
 

Komplikasi Akibat Kencing Batu atau Batu Ginjal

Komplikasi Yang Terjadi Pada Penyakit batu ginjal dibedakan menjadi 2 yaitu, komplikasi akut dan komplikasi jangka panjang.
 
Komplikasi akut yang sangatdiperhatikan oleh penderita adalah kematian, kehilangan fungsi ginjal, kebutuhan transfusi dantambahan intervensi sekunder yang tidak direncanakan. Data kematian, kehilangan fungsi ginjal dan kebutuhan transfusi pada tindakan batu ureter memiliki risiko sangat rendah. Komplikasi akut dapat dibagi menjadi yang signifikan dan kurang signifikan. Yang termasuk komplikasi signifikanadalah avulsi ureter, trauma organ pencernaan, sepsis, trauma vaskuler, hidro atau pneumotorak,emboli paru dan urinoma. Sedang yang termasuk kurang signifikan perforasi ureter, hematom perirenal, ileus, stein strasse, infeksi luka operasi, ISK dan migrasi stent.
 
Komplikasi kencing batu jangka panjang adalah striktur ureter. Striktur tidak hanya disebabkan oleh intervensi,tetapi juga dipicu oleh reaksi inflamasi dari batu, terutama yang melekat. Angka kejadian striktur kemungkinan lebih besar dari yang ditemukan karena secara klinis tidak tampak dan sebagian besar penderita tidak dilakukan evaluasi radiografi (IVP) pasca operasi.
 
Obstruksi adalah komplikasi penyakit kencing batu yang dapat menyebabkan terjadinya hidronefrosis dan kemudian berlanjut dengan atau tanpa pionefrosis yang berakhir dengan kegagalan faal ginjal yangterkena. Komplikasi lainnya dapat terjadi saat penanganan batu dilakukan. Infeksi, termasuk didalamnya adalah pielonefritis dan sepsis yang dapat terjadi melalui pembedahan terbuka maupunnoninvasif seperti ESWL. Biasanya infeksi terjadi sesaat setelah dilakukannya PNL, atau pada beberapa saat setelah dilakukannya ESWL saat pecahan batu lewat dan obstruksi terjadi. Cidera pada organ-organ terdekat seperti lien, hepar, kolon dan paru serta perforasi pelvis renalis jugadapat terjadi saat dilakukan PNL, visualisasi yang adekuat, penanganan yang hati-hati, irigasi sertadrainase yang cukup dapat menurunkan resiko terjadinya komplikasi kencing batu ini.
 
Pada batu ginjal nonstaghorn, komplikasi berupa kehilangan darah, demam, dan terapi nyeri yangdiperlukan selama dan sesudah prosedur lebih sedikit dan berbeda secara bermakna pada ESWL dibandingkan dengan PNL.
 
Itulah Bahaya Komplikasi Batu Ginjal yang mungkin saja tidak banyak yang mengenalnya. Untuk mencegah terjadinya komplikasi batu ginjal, Anda dapat menerapkan pola hidup sehat, perbanyak konsumsi air putih, dan hindari hal-hal yang dapat memicu batu ginjal sebelum terlambat.
 
Untuk Artikel Lain mengenai kencing batu atau batu ginjal silahkan bisa di baca pada artikel berikut ini